Sunday, February 15, 2026
HomeBeasiswaTOEFL iBT: Pengertian, Fungsi, Format, dan Skornya

TOEFL iBT: Pengertian, Fungsi, Format, dan Skornya

Tahukah kamu, TOEFL iBT adalah salah satu jenis tes bahasa Inggris yang paling umum digunakan oleh institusi pendidikan dan berbagai perusahaan pada masa kini?

Sejak diadakan pada tahun 2006, tes bahasa Inggris ini sudah digunakan oleh berjuta-juta orang di seluruh dunia. Umumnya, tes ini mereka ikuti untuk pendaftaran kuliah, beasiswa, hingga pekerjaan.

Pada pelaksanaannya, TOEFL iBT pun memiliki format dan matriks penilaian tersendiri. Untuk mengetahui apa itu tes TOEFL iBT selengkapnya serta fungsi, format, hingga matriks skornya, yuk simak penjelasan di bawah ini!

Apa itu TOEFL iBT?

TOEFL iBT Adalah - Logo TOEFL

TOEFL adalah salah satu jenis tes bahasa Inggris yang paling sering digunakan oleh institusi pendidikan dan perusahaan lainnya.

Perlu diketahui, TOEFL adalah singkatan dari  Test of English as a Foreign Language yang berarti ‘tes bahasa Inggris sebagai penutur asing’. Pada tahun 1962, tes ini disusun oleh sekelompok pendidik di bawah pengawasan Charles A. Ferguson, profesor linguistik di Stanford University.

Saat ini, tes TOEFL dikembangkan, dikelola, dan diselenggarakan oleh Educational Testing Service (ETS), organisasi nonprofit Amerika Serikat.

Seiring berjalannya waktu, TOEFL terus mengembangkan tesnya. Pada saat ini, terdapat lima tes TOEFL, yaitu TOEFL iBT Test, TOEFL ITP Test, TOEFL Essentials Test, TOEFL Primary Tests, dan TOEFL Junior Tests.

Nah, salah satu yang paling banyak digunakan adalah TOEFL iBT. Sejak tahun 2006, TOEFL iBT menggantikan TOEFL CBT (Computer-Based Test ‘tes berbasis komputer’), yaitu tes TOEFL yang menggunakan komputer untuk mengetes kemampuan bahasa Inggris akademis.

Sementara itu, kepanjangan iBT adalah Internet-Based Test yang berarti ‘tes berbasis internet’. Maka dari itu, TOEFL iBT adalah tes TOEFL yang menggunakan perangkat lunak yang disambungkan ke internet sehingga dilaksanakan secara daring untuk mengetes kemampuan bahasa Inggris akademis.

Pada pelaksanaan TOEFL iBT, online test ini bisa dilakukan di rumah ataupun di institusi pendidikan tertentu.

Baca Juga: Tes Bakat Skolastik: Pengertian, Fungsi, Contoh Soal & Tips

Fungsi TOEFL iBT

Secara keseluruhan, TOEFL berfungsi untuk menilai kemampuan bahasa Inggris individu yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris.

Sementara itu, fungsi TOEFL iBT adalah menilai kemampuan membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis yang membantu melakukan kegiatan akademis, mulai dari pada level intermediate hingga advance. Tak heran, TOEFL iBT adalah tes  yang diterima oleh lebih dari 13.000 universitas dan institusi lain di lebih dari 200 negara.

Nah, secara lebih spesifik, fungsi TOEFL iBT adalah sebagai berikut.

  • Mengetahui kemampuan bahasa Inggris.
  • Mendaftar ke institusi pendidikan tinggi.
  • Mengikuti program pembelajaran bahasa Inggris.
  • Mendaftar beasiswa.
  • Menjadi syarat mendapatkan sertifikat.
  • Mendaftar visa pelajar ataupun kerja.
  • Melamar kerja di kantor tertentu, baik di dalam maupun luar negeri.

Format TOEFL iBT

Pada dasarnya, setiap tes TOEFL memiliki format yang berbeda-beda, tak terkecuali TOEFL iBT.

Nah, TOEFL iBT adalah tes yang menilai kemampuan membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis, sehingga terbagi menjadi empat subtes tersebut. Secara keseluruhan, kamu hanya mendapat waktu kurang dari 2 jam untuk menyelesaikan beberapa soal per subtesnya.

Di bawah ini, ada penjelasan untuk tiap subtes TOEFL iBT.

Reading (Membaca)

Pada subtes reading, kamu akan diminta membaca 3 atau 4 paragraf dari teks akademis. Kemudian, kamu harus menjawab 10 pertanyaan untuk tiap paragrafnya. Dalam hal ini, kamu diberi waktu 35 menit untuk menjawabnya.

Listening (Mendengarkan)

Dalam subtes listening, kamu akan mendengarkan kuliah, diskusi dalam kelas akademis, dan obrolan secara singkat. Lalu, kamu diberi waktu 36 menit untuk menjawab soal-soal terkait apa yang didengar.

Speaking (Berbicara)

Untuk subtes speaking, kamu akan diminta untuk memberi opini terkait topik-topik umum serta mendiskusikan materi yang kamu baca dan dengar pada dua subtes sebelumnya. Ketika ini, kamu akan menjawabnya dalam waktu 16 menit.

Writing (Menulis)

Terakhir, subtes writing dilakukan dengan menyatakan dan mendukung opini dalam sebuah diskusi di kelas online. Dalam hal ini, kamu mungkin diminta membaca teks singkat hingga mendengarkan rekaman tertentu. Kemudian, kamu ketik opini dan dukungan terhadap opininya. Nah, semua itu bisa dikerjakan selama 29 menit saja.

Baca Juga: Beatrik Dwi Septiana: Meraih Cita-cita S2 di Luar Negeri setelah Menjadi ASN

Skor TOEFL iBT

Pada sertifikat tes ini, skor TOEFL iBT adalah antara 0-120 dengan tiap subtesnya memiliki skor 0-30. Perlu diketahui, hasil ini valid selama 2 tahun saja.

Nah, TOEFL iBT sebenarnya tidak ada lulus atau tidaknya. Namun, setiap instansi memiliki passing grade sebagai syarat penerimaannya. Maka dari itu, ketika mendaftar ke institusi pendidikan, beasiswa, atau untuk pekerjaan tertentu, kamu harus mengecek passing grade di instansi tujuannya.

Selain skornya, sertifikat TOEFL iBT dilengkapi dengan:

  • feedback berupa level kemampuan dan deskripsi kemampuan yang biasanya bisa dilakukan oleh individu dengan rentang skor kamu,
  • MyBest Score yang berisikan kombinasi dari hasil tes TOEFL iBT selama 2 tahun terakhir per subtesnya, serta
  • report yang terlihat intuitif dan modern dengan berisikan wawasan yang lebih dalam dan feedback untuk membantu memahami skor, melajukan perkembangan kemampuan bahasa Inggris, dan menyukseskan kemampuan di kelas dan lainnya seperti penjelasan ini.

Perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP

Selain TOEFL iBT, TOEFL ITP adalah salah satu tes TOEFL yang umum digunakan. Tentunya, keduanya memiliki perbedaan masing-masing, yaitu sebagai berikut.

  • Pelaksana: TOEFL iBT dilaksanakan oleh institusi yang berwenang untuk melakukan tes bahasa Inggris ini. Sementara itu, TOEFL ITP dilakukan oleh institusi yang ingin mengetes pendaftar atau anggota institusi.
  • Fungsi: TOEFL iBT berfungsi untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris pribadi dan kemudian dapat digunakan untuk mendaftar ke instansi tertentu. Sementara itu, fungsi TOEFL ITP adalah mengetahui apa kemampuan cocok dengan kebutuhan di instansi pelaksananya.
  • Format Tes: TOEFL iBT terdiri atas subtes reading, listening, speaking, dan writing. Sementara itu, TOEFL ITP terdiri dari subtes listening comprehension, structure and written expression, reading comprehension, dan speaking (opsional).
  • Durasi Tes: TOEFL iBT secara total dilakukan selama kurang dari 2 jam. Sementara itu, TOEFL ITP dilaksanakan selama 1-2 jam.
  • Skor: TOEFL iBT memiliki total rentang nilai 0-120. Sementara itu, TOEFL ITP mempunyai total rentang nilai 310-677 untuk step 1, 200-500 untuk step 2, dan 31-68 untuk speaking.

Nah, itulah informasi mengenai tes TOEFL iBT. Pada dasarnya, TOEFL iBT adalah salah satu penilaian yang umum digunakan oleh institusi pendidikan dan bahkan hingga berbagai tempat kerja sebagai syarat penerimaannya. Jadi, kamu sebaiknya tes TOEFL iBT untuk memenuhi syarat pendidikan hingga pekerjaan.

Semoga ulasan di atas membantu ya. Selain itu, jangan lupa untuk cek Punya Arti supaya kamu dapat tahu informasi ter-update selanjutnya tentang persiapan beasiswa dan produk-produk terbaru di Punya Arti.

Yuk, wujudkan impianmu bersama Punya Arti!

Sumber:

ETS

Dhaifina Iftinan
Dhaifina Iftinan
Hello, there! My name is Dhaifina. I am an Indonesian Literature graduate and a writing enthusiast. I specialize in SEO Content Writing, but I also love to learn other types of digital marketing and writing. I also experienced in Indonesian book editing. You can contact me through my email: dhaifinaiftinan0102@gmail.com.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular