Thursday, January 22, 2026
HomeBeasiswaIELTS: Pengertian, Jenis, Fungsi, Format, dan Skornya

IELTS: Pengertian, Jenis, Fungsi, Format, dan Skornya

Perlu diketahui, tes IELTS adalah salah satu jenis tes bahasa Inggris yang bisa diikuti oleh masyarakat dan digunakan secara masif untuk berbagai keperluan

Pada pelaksanaannya, tes bahasa Inggris ini dapat digunakan untuk pendaftaran kuliah, beasiswa, hingga lowongan pekerjaan. Dengan hasil tes ini, kamu bisa kuliah di berbagai universitas terbaik di dunia jika mendapat skor IELTS yang memenuhi standar.

Namun, tes IELTS ternyata dibagi menjadi beberapa jenis. Dalam hal ini, tiap jenisnya bisa digunakan untuk keperluan yang berbeda-beda serta memiliki format dan matriks penilaian yang beragam pula.

Kalau ingin tahu apa itu tes TOEFL selengkapnya dan jenis yang bisa digunakan untuk keperluan pendidikan tinggi, yuk simak penjelasan di bawah ini!

Apa itu IELTS?

Tes IELTS adalah salah satu jenis tes bahasa Inggris yang paling dipercaya oleh banyak institusi pemerintahan, perusahaan, dan universitas di seluruh dunia.

Lantas, IELTS kepanjangan dalam bahasa Inggrisnya apa? Perlu diketahui, IELTS adalah singkatan dari  International English Language Testing System yang berarti ‘sistem tes bahasa Inggris internasional’. Namun, pada tahun 1980, tes ini awalnya disebut ELTS, tanpa kata international. Kemudian, sejak tahun 1988, namanya berubah menjadi IELTS guna memberi kemudahan penggunaan secara global.

Adapun IELTS pertama kali disusun dan dikelola secara bersamaan oleh British Council, Cambridge University Press, dan IDP IELTS.

Baca Juga: TOEFL: Pengertian, Jenis, Fungsi, Format, dan Skornya

Jenis IELTS

Lalu, jenis tes IELTS apa saja? Saat ini, IELTS terbagi ke dalam tiga jenis. Selengkapnya, jenis-jenis tes IELTS adalah sebagai berikut.

1. IELTS Academic

Sesuai dengan namanya, IELTS Academic adalah tes IELTS untuk mengetes kemampuan bahasa Inggris akademis. Pada pelaksanaannya, tes ini dapat dilakukan di tempat ujian secara luring ataupun dari mana saja secara daring.

2. IELTS General Training

Pada dasarnya, IELTS General Training adalah tes IELTS yang mengutamakan penilaian kemampuan bahasa Inggris secara umum agar mengetahui bagaimana level peserta jika berada di wilayah berbahasa Inggris atau bersekolah di tingkat dasar hingga menengah. Umumnya, tes ini hanya dapat dilakukan secara luring di tempat tes.

3. IELTS for UKVI (UK Visas and Immigration)

Seperti terlihat dari namanya, IELTS for UKVI adalah tes yang diterima oleh UKVI jika seseorang ingin mendapatkan visa untuk sekolah, bekerja, atau tinggal di Britania Raya. Namun, tes ini hanya diterima oleh UKVI jika dilakukan secara langsung di tempat ujian resmi untuk IELTS for UKVI karena membutuhkan sistem keamanan tambahan.

Dalam pelaksanaannya, jenis tes ini terbagi menjadi empat tes, yaitu IELTS for UKVI (Academic dan General Training), IELTS for UKVI Life Skills A1, IELTS for UKVI Life Skills A2, dan IELTS for UKVI Life Skills B1. Nah, setiap tes menunjukkan kemampuan dan visa yang dapat diterima oleh peserta.

Fungsi IELTS

Seperti yang telah dijelaskan di atas, IELTS dapat menjadi standar tes bahasa Inggris untuk keperluan pendidikan, lamaran pekerjaan, hingga migrasi di berbagai negara. Selain itu, IELTS dapat digunakan untuk penerimaan visa di UK, Australia, Selandia Baru, dan Kanada.

Namun, seperti yang disinggung sebelumnya, tiap jenis IELTS mempunyai fungsi masing-masing. Adapun fungsi IELTS berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut.

  1. IELTS Academic: Jenis tes bahasa Inggris ini diterima oleh banyak universitas dan perusahaan di seluruh dunia, termasuk untuk registrasi profesi seperti dokter dan ners.
  2. IELTS General Training: Jenis tes bahasa Inggris ini digunakan untuk keperluan migrasi ke berbagai negara berbahasa Inggris, seperti Australia, Kanada, Selandia Baru, dan UK, atau jika tes kemampuan di tingkat sekolah dasar dan menengah.
  3. IELTS for UKVI: Jenis tes bahasa Inggris ini diterima sebagai syarat visa untuk tinggal, kerja, atau belajar di Australia, Kanada, Selandia Baru, dan UK.

Format IELTS

Perlu diketahui, format tes IELTS terbagi menjadi empat tes yang umum dan tes life skills yang hanya menilai dua kemampuan sehari-hari. Dalam hal ini, format tes TOEFL yang diperlukan adalah sebagai berikut.

  1. IELTS Academic, General Training, & IELTS for UKVI
    • Listening: 40 soal dalam 4 bagian selama 30 menit serta transfer jawaban selama 10 menit.
    • Reading: 40 soal dalam 3 bagian serta transfer jawaban selama 1 jam.
    • Writing: 2 tugas selama 1 jam.
    • Speaking: 3 bagian selama 11-14 menit.
  2. IELTS for UKVI Life Skills: Diskusi selama 20 menit bersama examiner dan satu peserta lainnya untuk menilai kemampuan  listening dan speaking.

Baca Juga: Tes Bakat Skolastik: Pengertian, Fungsi, Contoh Soal & Tips

Skor IELTS

Seperti formatnya, skor IELTS juga berbeda antara penilaian yang umum dan life skills.  Adapun skema skor IELTS adalah sebagai berikut.

  1. IELTS Academic, General Training, & IELTS for UKVI: Skornya disebut dengan istilah band untuk merujuk pada poin. Setelah setiap section dinilai berdasarkan band, tiap nilai akan ditambahkan dan kemudian dibagi empat untuk menjadi skor totalnya. Berikut penjelasan skor band tersebut.
    • Band 0: Tidak mencoba tes.
    • Band 1: Bukan pengguna.
    • Band 2: Pengguna masih terputus-putus.
    • Band 3: Pengguna sangat terbatas.
    • Band 4: Pengguna terbatas.
    • Band 5: Pengguna sederhana.
    • Band 6: Pengguna yang kompeten.
    • Band 7: Pengguna yang baik.
    • Band 8: Pengguna yang sangat baik.
    • Band 9: Pengguna ahli.
  2. IELTS for UKVI Life Skills: Daripada skor, hasil sertifikat IELTS ini adalah pass (lulus) atau fail (gagal) berdasarkan level kemampuan CEFR (Common European Framework of Reference for Language). Berdasarkan British Council, penjelasan level CEFR adalah sebagai berikut.
    • Pre-A1: Foundation (pengguna emergent atau baru).
    • A1: Elementary (pengguna basic atau dasar).
    • A2: Pre-intermediate (pengguna basic atau dasar).
    • B1: Intermediate (pengguna independent atau mandiri).
    • B2: Upper intermediate (pengguna independent atau mandiri).
    • C1: Advanced (pengguna proficient atau ahli).
    • C2: Proficiency (pengguna proficient atau ahli).

Sebagai catatan, tidak semua level CEFR mempunyai tes life skills karena hanya ada tes untuk level A1, A2, dan B1. Oleh karena itu, jika memerlukan visa untuk level B2 dan C1 atau ingin mendapat visa level V1 tanpa tes life skills, kamu perlu melakukan tes IELTS for UKVI yang umum dengan persyaratan band minimal secara total sebagai berikut.

  • B1: 4.0
  • B2: 5.5
  • C1: 7.0

Nah, itulah informasi selengkapnya mengenai tes IELTS. Pada dasarnya, tes IELTS adalah penilaian yang sudah biasa digunakan untuk mendaftar kuliah, beasiswa, hingga pekerjaan. Oleh karena itu, kamu sebaiknya segera mempersiapkan diri untuk tes IELTS.

Semoga penjelasan di atas membantu ya. Tak hanya itu, jangan lupa cek Punya Arti supaya bisa tahu informasi ter-update selanjutnya tentang persiapan beasiswa dan produk-produk terbaru di Punya Arti.

Yuk, wujudkan impianmu bersama Punya Arti!

Sumber:

IELTS

Understand your English level

Dhaifina Iftinan
Dhaifina Iftinan
Hello, there! My name is Dhaifina. I am an Indonesian Literature graduate and a writing enthusiast. I specialize in SEO Content Writing, but I also love to learn other types of digital marketing and writing. I also experienced in Indonesian book editing. You can contact me through my email: dhaifinaiftinan0102@gmail.com.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular