Yuk, kenalan sama Kevin! Saat ini, Kevin Andre Jonathan adalah salah satu mentor di Punya Arti. Dia bekerja sebagai analis sistem informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Utara.
Walau sudah bekerja, Kevin masih ingin berkontribusi lebih lanjut untuk Indonesia. Akhirnya, dia kuliah magister teknologi informasi di Universitas Indonesia dengan bantuan beasiswa LPDP.
Nah, bagaimana Kevin bisa meraih impiannya ini dan bagaimana kontribusi ke depannya? Yuk, simak cerita selengkapnya di sini!
Kenapa Akhirnya Mau Lanjut Kuliah?

“Saya melanjutkan pendidikan ke jenjang magister teknologi informasi di Universitas Indonesia untuk merancang solusi inovatif dalam menjawab tantangan peningkatan pendapatan asli daerah di kabupaten. Dengan bekal pendidikan MTI, saya yakin dapat menguasai kompetensi yang dibutuhkan untuk merancang sistem, regulasi tata kelola, dan menyelesaikan tantangan implementasi teknologi informasi di Kabupaten.
Selain itu, saya juga ingin berkontribusi dalam pengembangan SDM TIK dan mendorong pertumbuhan industri teknologi informasi di daerah. Sebagai bentuk kontribusi, saya aktif sebagai mentor bagi mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Teknologi Informasi di kabupaten/kota di Indonesia dan berencana mengadakan workshop rutin untuk meningkatkan kompetensi teknis mereka.” – Kevin Andre Jonathan
Agar bisa memberi manfaat lebih untuk masyarakat di Indonesia, Kevin akhirnya lanjut kuliah. Berbekal ide yang dimilikinya di dunia TIK, dia memilih program magister teknologi informasi di Universitas Indonesia. Berkat pendidikannya ini, Kevin sudah aktif berkontribusi sebagai mentor untuk mahasiswa dan berencana mengadakan workshop di bidang teknologi informasi.
Baca Juga: Amalia Choirunnisa: Kuliah Jurusan Mental Health Nursing untuk Menolong Orang Lain
Kenapa Sih Pilih Studi dan Karier di Bidang Teknologi Informasi?

“Motivasi utama saya melanjutkan pendidikan magister teknologi informasi di UI adalah keinginan untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Saya melihat potensi besar teknologi informasi dalam meningkatkan PAD kabupaten dan menyelesaikan berbagai tantangan implementasinya.
Pendidikan MTI akan membekali saya dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk merancang sistem, regulasi, dan tata kelola yang efektif. Lebih dari itu, saya juga ingin berkontribusi pada pengembangan SDM TIK dan mendorong pertumbuhan industri di daerah.
Saat ini, saya telah aktif sebagai mentor bagi mahasiswa-mahasiswi Fakultas Teknologi Informasi di Lampung Utara dan saya berencana mengadakan workshop rutin untuk meningkatkan kemampuan teknis mereka. Saya percaya bahwa, dengan pendidikan dan kontribusi ini, saya dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi daerah.” – Kevin Andre Jonathan
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Kevin mau berkontribusi di daerah dengan menggunakan kemampuan di bidang teknologi informasi. Sebab, dia merasa bidang ini bisa menjadi solusi masalah-masalah di kabupaten. Jadi, bagi Kevin, pendidikan dan karier selanjutnya murni untuk memberi dampak positif di daerah-daerah di Indonesia.
Nah, Bagaimana Ceritanya Bisa Dapat Beasiswa LPDP?

“Berkat kebaikan Tuhan, puji syukur saya diberikan berkat yang luar biasa, yaitu lulus beasiswa LPDP dengan satu kali percobaan.
Saat saya mengikuti rangkaian tes LPDP Batch 2 2023, saya bersama tim e-government Diskominfo Lampung Utara sedang menyelesaikan evaluasi penilaian indeks SPBE Kabupaten 2023 serta melakukan sosialisasi sistem e-absensi dan e-arsip Srikandi di perangkat daerah di Lampung Utara.
Kala itu, guna mempersiapkan hasil LPDP yang terbaik, saya sampai mengikuti bimbingan persiapan tes LPDP di dua tempat bimbingan online dan meminta mentoring khusus kepada sahabat saya yang sudah lebih dulu menjadi awardee LPDP.
Tapi, saya menikmati semua prosesnya dengan iman percaya bahwa Tuhan Yesus akan memberikan hasil yang terbaik.” – Kevin Andre Jonathan
Walaupun sedang sibuk dengan pekerjaannya, Kevin masih menyempatkan diri untuk mempersiapkan pendaftaran LPDP agar bisa melakukan kontribusinya tadi. Bahkan, dia persiapan di dua tempat bimbingan online dan mentoring dengan sahabatnya. Well, usaha dan waktu yang diberikan tidak sia-sia. Kevin akhirnya dapat beasiswa LPDP dengan sekali percobaan saja!
Baca Juga: Beatrik Dwi Septiana: Meraih Cita-cita S2 di Luar Negeri setelah Menjadi ASN
Bagaimana Sih Awal Ketemu Punya Arti?

“Setelah dinyatakan lulus tes substansi LPDP, saya bernazar untuk segera berkontribusi. Salah satu opsi yang saya pertimbangkan adalah membantu para pendaftar LPDP melalui mentoring persiapan teknis dan nonteknis dengan harapan dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi rangkaian tes LPDP.
Saat itu, saya menemukan informasi di Instagram mengenai open recruitment mentor di Punya Arti. Menyadari menjadi mentor di Punya Arti dapat membantu saya mewujudkan nazar tersebut dengan lebih efektif, saya segera menghubungi admin melalui Telegram dan mendaftarkan diri.” – Kevin Andre Jonathan
Sejak awal, Kevin memang sudah tertarik untuk memberi kontribusi kepada masyarakat. Dengan pengalaman lulus tes substansi LPDP, Kevin akhirnya mempertimbangkan jadi mentor LPDP. Setelah menemukan opsi itu lewat Punya Arti, dia langsung daftar untuk memenuhi nazarnya!
Jadi, Kenapa Akhirnya Mau Jadi Mentor di Punya Arti?

“Sebagai bentuk syukur atas kepercayaan yang diberikan jika saya terpilih sebagai penerima beasiswa LPDP, saya bernazar untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Indonesia. Salah satu kontribusi yang saya yakini dapat memberikan dampak besar adalah dengan menyelenggarakan mentoring penulisan esai LPDP dan simulasi wawancara LPDP (mock interview) secara gratis bagi para pejuang LPDP yang membutuhkan.” – Kevin Andre Jonathan
Sebagai kontribusi kepada masyarakat dan bentuk kesyukurannya, menjadi mentor LPDP adalah salah satu pilihan yang akhirnya dilakukan oleh Kevin. Dengan memberikannya secara gratis, Punya Arti jadi pilihan yang cocok bagi Kevin.
Terus, Bagaimana Pengalaman Mentoring-nya dengan Mentee?

“Setiap sesi mentoring pejuang LPDP bersifat unik karena setiap peserta memiliki disiplin ilmu, kompetensi, kepemimpinan, keterampilan, dan kepribadian yang beragam. Mereka memiliki kesamaan dalam membawa potensi masalah bangsa yang ingin dipecahkan melalui studi lanjut.
Dalam mentoring esai, saya memberikan feedback konstruktif dan pujian atas esai yang telah dibuat. Bersama-sama, kami merancang esai yang menonjolkan nilai peserta, menyajikan data dan potensi permasalahan yang akan diselesaikan melalui pendidikan tinggi, serta memiliki konten yang kuat. Hal ini penting karena tidak semua peserta memahami struktur esai yang memenuhi kriteria LPDP.
Selain mentoring esai, saya juga mengadakan sesi mock up interview. Saya memberikan feedback konstruktif dan pujian atas jawaban yang diberikan peserta. Bersama-sama, kami berlatih menjawab pertanyaan yang menonjolkan nilai, kompetensi, dan kepribadian peserta agar mereka dapat tampil optimal pada tes substansi yang sesungguhnya.” – Kevin Andre Jonathan
Karena setiap peserta berbeda-beda, Kevin tentu harus menyesuaikan semua hal dengan kebutuhan peserta. Hal ini dilakukan untuk berbagai sesi, mulai dari mentoring esai hingga mock up interview. Pada tiap sesinya, Kevin berusaha memberikan feedback terbaik serta berdiskusi dan berlatih bersama mentee.
Walau semuanya berbeda-beda, Kevin pun melihat bagaimana para mentee ingin berkontribusi lebih lanjut untuk Indonesia dengan pendidikan.
Baca Juga: Mario Matinahoru, Memilih D3 setelah S1 untuk Membangun Pendidikan di Raja Ampat
Selama ini, Bagaimana Style Mentoring dan Hasil Mentee-nya?

“Dalam membantu para pejuang LPDP, saya menekankan diskusi dua arah yang aktif. Saya berupaya mendengarkan dengan saksama pertanyaan dan keresahan mereka dan kemudian memberikan informasi dan saran berdasarkan pengalaman pribadi saya yang berhasil lolos serangkaian tes LPDP pada tahun 2023.
Terhitung sejak Desember 2023 hingga Desember 2024, saya telah mendampingi 25 pejuang LPDP. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya berhasil meraih beasiswa LPDP. Saya merasa sangat senang dan bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan sukses mereka dalam meraih beasiswa LPDP.” – Kevin Andre Jonathan
Kalau menjadi mentee Kevin, kamu akan selalu diajak diskusi dua arah. Semua permasalahan kamu akan coba diberi solusi dengan bekal pengalaman Kevin sebagai awardee LPDP.
Dari semua yang sudah menjadi mentee selama ini, Kevin pun senang dan ikut bangga ketika ada yang berhasil meraih beasiswa LPDP.
Boleh Share Satu Hal Tentang Punya Arti?

“Punya Arti telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu para pejuang LPDP meraih impian mereka. Melalui dukungan yang diberikan Punya Arti, para pejuang LPDP dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi seleksi beasiswa dan mencapai tujuan mereka.
Saya merasa bangga dan senang menjadi bagian dari Punya Arti. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Punya Arti atas dedikasinya. Harapan saya, semoga Punya Arti terus dapat memberikan dukungan dan semangat bagi setiap pejuang LPDP di masa mendatang.” – Kevin Andre Jonathan
Itu dia cerita dari Kevin! Bukan hanya Kevin, Punya Arti pun berharap bisa terus memberi dukungan untuk para pejuang LPDP agar mereka bisa meraih impiannya.
So, apa kalian mau mentoring bersama Kevin Andre Jonathan di Punya Arti? Kalau iya, langsung saja daftar ke program mentoring Punya Arti!
Kemudian, kalau sudah mendapat beasiswa, kamu dapat ikut berkontribusi mendukung para pejuang LPDP dengan daftar menjadi mentor di Punya Arti!
Yuk, ikut wujudkan mimpi bersama Punya Arti!
Baca Juga: Niyata Hananta Karunawan: Jadi Dokter untuk Mewujudkan Impian Papa

