Kenalin, ini Kak Niyata! Dr. Niyata Hananta Karunawan adalah salah satu mentor Punya Arti yang bekerja sebagai dokter. Pada awalnya, karier ini dipilihnya karena impian papanya. Kemudian, Niyata memutuskan untuk melanjutkan studi spesialis jantung.
Akhirnya, Niyata berhasil menjadi Cardiology and Vascular Medicine Resident di Universitas Padjadjaran dengan beasiswa LPDP. Setelah berhasil dapat beasiswa ini, dia memutuskan untuk menjadi mentor di Punya Arti!
Nah, bagaimana pengalaman Niyata sampai berhasil mendapat beasiswa ini? Kalau penasaran, yuk simak ceritanya di bawah ini!
Kenapa Sih Mau Jadi Dokter Spesialis Jantung?

“Motivasi awal aku jadi dokter sebenarnya karena ingin menyelesaikan mimpi Papa yang dulu pernah kuliah kedokteran di Universitas Diponegoro tapi enggak selesai. Berawal dari situ, aku justru sekarang semakin mantap dengan pilihan karier ini dan sedang mengambil kuliah spesialis jantung. Bidang ini sangat menantang buat aku. Ilmunya susah tapi hasil yang bisa dirasakan pasien itu terlihat langsung, yaitu jantung yang berdetak.” – Niyata Hananta Karunawan
Awalnya, Niyata memang memutuskan untuk kuliah kedokteran karena ingin melanjutkan impian sang ayah. Namun, dia malah berhasil menemukan passion-nya di dunia ini. Walaupun mempelajarinya sulit, Niyata selalu merasa senang setelah berhasil menyembuhkan pasiennya.
Baca Juga: Kevin Andre Jonathan: Lanjut Studi IT untuk Berkontribusi pada Negeri
Terus, Bagaimana Ceritanya Bisa Dapat Beasiswa LPDP?

“Sejak awal, aku sebenarnya memang mau daftar beasiswa LPDP. Sayangnya, pas tahun 2019, enggak ada beasiswa dokter spesialis untuk Jantung. Aku sempat beralih ke beasiswa kemenkes tapi ternyata hanya dibuka untuk dokter dari rumah sakit negeri. Aku coba daftar di 20 rumah sakit tapi nggak ada yang lolos. Akhirnya, aku ganti strategi dengan daftar PNS dulu dan ternyata berhasil. Ketika sudah diterima oleh rumah sakit daerah, LPDP targeted dokter spesialis jantung dibuka!” – Niyata Hananta Karunawan
Meski sempat kesulitan mendapat beasiswa, Niyata terus mencari segala jalan keluarnya. Dari sini, dia menyusun strategi-strategi, mencari informasi baru, hingga akhirnya bertemu dengan Punya Arti.
Boleh Cerita Tentang Bagaimana Bisa Ketemu Punya Arti?

“Sebagai pejuang LPDP, aku ngikutin berbagai kelas dan program yang diadakan oleh macam-macam lembaga ataupun organisasi, khususnya yang aku temui di Telegram. Nah, di situ, aku ketemu sama Punya Arti di event persiapan seleksi LPDP. Walaupun aku terlambat untuk daftar mentee waktu itu, aku tetap ikut kegiatan-kegiatan di Punya Arti yang menolong aku banget untuk mempersiapkan diri, terutama kelas public speaking-nya! Akhirnya, di tahun 2023, aku diterima beasiswa LPDP dan langsung memutuskan untuk menjadi mentor di Punya Arti sampai sekarang.” – Niyata Hananta Karunawan
Niyata bertemu dengan Punya Arti ketika sedang mencari program persiapan beasiswa di media sosial. Walaupun tidak sempat menjadi mentee di Punya Arti, dia tidak menyerah begitu saja. Niyata menggunakan semua resource yang bisa didapat dari Punya Arti.
Lalu, karena merasa terbantu, dia pun langsung bergabung sebagai mentor di Punya Arti setelah lulus LPDP 2023!
Baca Juga: Beatrik Dwi Septiana: Meraih Cita-cita S2 di Luar Negerti setelah Menjadi ASN
Bagaimana Nih Pengalamannya Selama Jadi Mentor di Punya Arti?

“Aku berkesempatan mementori dua orang, mulai dari me-review essay mereka sampai mockup interview one-on-one. Selama proses mentoring, aku mengutamakan quality over quantity. Jadi, di setiap sesi mentoring, aku mengusahakan untuk memberikan feedback yang jelas, lugas, dan to the point. Komunikasi sama mentee juga lewat email dan Zoom hanya saat mockup interview.
Hasilnya, satu mentee lulus dan satu lagi masih belum berhasil. Pastinya, ada rasa senang tersendiri ketika tahu mentee ada yang lolos. Tapi, ketika tahu mentee satu lagi ternyata belum berhasil, aku tetap percaya sih kalau setiap orang akan melewati prosesnya masing-masing dan bertemu dengan rezekinya nanti.” – Niyata Hananta Karunawan
Kalau menjadi mentee-nya, kamu cukup pakai email saja untuk berkomunikasi dengan Niyata. Sementara itu, Zoom hanya digunakan untuk mockup interview. Selama proses ini, Niyata akan secara serius memberi feedback ke mentee supaya kamu bisa sukses juga!
Namun, seperti yang dikatakan Niyata, semua orang punya jalannya masing-masing. Selama sudah berusaha dan tidak mudah menyerah, kamu juga akan mencapai kesempatan impian itu meskipun mungkin harus dengan cara yang berbeda.
Terakhir, Boleh Share Satu Hal Tentang Punya Arti?

“Overall, aku bersyukur karena, melalui mentoring ini, aku jadi punya kesempatan untuk membagikan apa yang sudah aku terima dan menolong para pejuang beasiswa LPDP untuk bisa mencapai mimpi mereka.” – Niyata Hananta Karunawan
Sekian cerita dari Niyata. Seperti kata-kata akhirnya, Punya Arti dan para mentor mau menolong kamu untuk bisa mencapai mimpi melalui beasiswa.
So, apakah kamu mau mengawali mimpi dengan menjadi mentee Niyata Hananta Karunawan? Langsung saja daftar ke mentoring Punya Arti ya! Selain itu, kamu yang sudah berhasil dapat beasiswa juga bisa bergabung sebagai mentor di Punya Arti.
Yuk, ikut wujudkan mimpi bersama Punya Arti!
Baca Juga: Amalia Choirunnisa: Kuliah Jurusan Mental Health Nursing untuk Menolong Orang Lain

