Tes pemecahan masalah adalah bagian dari rangkaian tes bakat skolastik secara umum. Di Indonesia, TBS dengan tes ini menjadi bagian dari berbagai proses seleksi, mulai dari tes masuk perguruan tinggi, pelamaran kerja, hingga pendaftaran beasiswa.
Nah, beasiswa LPDP adalah salah satu yang seleksinya terdiri atas tes pemecahan masalah. Lantas, apa itu tes pemecahan masalah dan bagaimana saja contoh soalnya?
Apabila kamu adalah pendaftar LPDP, yuk simak contoh soal tes pemecahan masalah hingga tips pengerjaannya dalam ulasan berikut!
Apa itu Tes Pemecahan Masalah?

Menurut American Psychological Association, tes bakat skolastik (TBS) adalah penilaian kemampuan membaca secara kritis, penalaran matematika, dan menulis yang dimiliki dari pembelajaran di sekolah dan secara pribadi selama ini.
Dari tahun ke tahun, tes ini digunakan untuk menyeleksi awardee beasiswa LPDP. Di dalamnya, terdapat tiga subtes yang diujikan, termasuk tes pemecahan masalah.
Perlu diketahui, tes pemecahan masalah adalah penilaian terhadap kemampuan dalam menilai dan menyelesaikan masalah pemecahan masalah secara efisien dengan menggunakan cara berpikir kritis.Dengan tes ini, penyelenggara LPDP ingin menilai bagaimana calon awardee menghadapi suatu masalah atau kejadian yang tidak diekspektasi.
Dalam kondisi tersebut, awardee sebaiknya memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan kreativitas, kolaborasi, ataupun penalaran kompleks. Dengan demikian, awardee telah menunjukkan kemampuan adaptasi dan pengidentifikasian masalah yang baik.
Baca Juga: Tes Penalaran Kuantitatif LPDP 2025, Contoh Soal & Tipsnya!
Contoh Soal Tes Pemecahan Masalah LPDP
Dalam tes bakat skolastik LPDP, soal pemecahan masalah mencakup pemahaman bacaan, grafik, tabel, ataupun diagram. Untuk ini, kamu akan diberi 12 soal dengan durasi pengerjaan selama 20 menit.
Nah, berikut tipe dan contoh soal pemecahan masalah LPDP yang bisa menjadi acuan di tahun 2025 ini.
Pemahaman Bacaan
Pertama, pemahaman bacaan adalah soal yang paling sering ditemukan di paket soal tes pemecahan masalah LPDP. Dalam soal tersebut, kamu akan diberikan bacaan yang perlu dipahami untuk menjawab sebuah soal. Berikut ini contoh pemecahan masalah untuk soal pemahaman bacaan.
- Populasi dan pertumbuhan penjualan sepeda motor setidaknya bisa juga menjadi indikator ada pemulihan ekonomi. Sepeda motor merupakan pilihan yang paling baik untuk saat ini bagi banyak masyarakat menengah ke bawah karena harga kendaraan roda dua ini masih terjangkau. “Selain itu, masyarakat tidak bisa sepenuhnya mengandalkan transportasi publik yang makin buruk,” kata Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Ridwan Gunawan, menyangkut evaluasi sektor industri otomotif, khususnya produk sepeda motor di Jakarta belum lama ini.
Menyangkut pilihan konsumen antara sepeda motor dan mobil, Ridwan menuturkan meski ada mobil yang makin murah dari waktu ke waktu, kondisi tersebut belum bisa menggantikan penjualan sepeda motor hingga kini. Harga jual mobil masih berlipat-lipat dibandingkan dengan sepeda motor yang paling populer di Indonesia, yaitu bebek dan matic.
Ide pokok paragraf pertama adalah …
a. Penjualan sepeda motor sebagai indikator pemulihan ekonomi.
b. Masyarakat lebih memilih motor dibandingkan dengan mobil.
c. Evaluasi penjualan produk motor.
d. Sepeda motor bebek dan matic paling populer.
e. Masyarakat menengah ke bawah lebih memilih sepeda motor.
Jawaban: A
Pemahaman Grafik
Selanjutnya, terdapat soal pemahaman grafik. Dalam tipe soal ini, kamu akan menemukan grafik yang perlu dipahami untuk menjawab pertanyaannya. Adapun berikut contoh soal pemecahan masalah untuk soal pemahaman grafik.

- Pernyataan yang paling sesuai dengan grafik di atas adalah…
a. Hingga 23 Maret 2022, total kasus Covid-19 Indonesia hampir mencapai 6 juta kasus.
b. Pada bulan Juli 2021, kasus aktif Covid-19 Indonesia melonjak.
c. Dari bulan April 2021, kasus aktif Covid-19 Indonesia melonjak sekurangnya 3 kali.
d. Sebagian besar masyarakat Indonesia yang positif terinfeksi Covid-19 tidak sembuh.
e. Lonjakan kasus aktif Covid-19 Indonesia di bulan Juli 2021 mencapai 1 juta kasus.
Jawaban: B
Pemahaman Tabel
Selain itu, kamu perlu menyelesaikan soal pemahaman tabel. Dalam tipe soal ini, kamu akan mendapatkan sebuah tabel yang isinya perlu dipahami agar bisa menjawab soalnya. Berikut ini contoh soal pemecahan masalah untuk soal pemahaman tabel.
- Tabel produksi jagung Kecamatan Sukamaju
| Tahun | Daerah A | Daerah B | Daerah C | Daerah D |
| 2006 | 375.000 | 375.000 | 385.000 | 340.000 |
| 2007 | 380.000 | 375.000 | 395.000 | 349.000 |
| 2008 | 385.000 | 386.000 | 405.000 | 360.000 |
Pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan isi tabel di atas adalah…
a. Persentase kenaikan produksi jagung daerah C paling tinggi.
b. Produksi jagung setiap daerah selalu meningkat setiap bulan.
c. Persentase kenaikan produksi jagung daerah D paling tinggi.
d. Persentase kenaikan produksi jagung daerah B paling rendah.
e, Persentase kenaikan produksi jagung daerah D paling rendah.
Jawaban: C
Pemahaman Diagram
Terakhir, ada soal pemahaman diagram. Dalam tipe soal ini, kamu akan disajikan sebuah diagram, baik diagram lingkaran atau batang, yang wajib dipahami supaya dapat menjawab soalnya. Adapun berikut contoh pemecahan masalah untuk soal pemahaman diagram.

Jika penduduk kota A adalah 420.000 orang, maka penduduk kota D adalah … orang.
A.100.000
B.125.000
C.160.000
D.182.000
E.190.000
Jawaban: C
Nah, kalau mau coba mengerjakan soal tes pemecahan masalah beserta subtes lainnya dalam TBS LPDP yang seperti aslinya, kamu bisa mengerjakan pre-test tes bakat skolastik online di Punya Arti secara gratis!
Dengan begini, kamu akan tahu kemampuan kamu saat ini dalam mengerjakan soal tes pemecahan masalah dan subtes TBS lainnya sesuai dengan ketentuan seleksi LPDP.
Baca Juga: Tes Penalaran Verbal LPDP 2025, Contoh Soal & Tipsnya
Tips Mengerjakan Soal Tes Pemecahan Masalah LPDP
Jadi, bagaimana sih cara mengerjakan soal tes pemecahan masalah LPDP dengan baik? Well, kamu dapat mengikuti dua tips mudah dari Bernadia Branitamahisi, instructor pemecahan masalah di Punya Arti, yaitu sebagai berikut.
1. Teliti dan Fokus pada Kata Kunci
Ketika menemukan sebuah soal, kamu harus melihat kata kunci penting dalam pertanyaannya. Kemudian, kamu cek secara teliti pada bacaan, grafik, tabel, dan diagram yang disajikan. Dengan begitu, kamu tidak perlu kerja dua kali untuk mengecek ulang jawabannya.
2. Eliminasi Pilihan yang Salah
Maksudnya, dari lima pilihan yang diberikan, kamu sebaiknya langsung eliminasi saja pilihan yang sudah pasti salah berdasarkan pemahaman kamu. Dengan begitu, kamu lebih cepat menemukan jawaban yang tepat dan tidak terkecoh dengan pilihan yang mirip-mirip.
Mau Mempersiapkan Diri untuk Tes Bakat Skolastik LPDP?
Selain tips di atas, kalau mau tahu trik mengerjakan setiap soal selengkapnya dan bisa sering berlatih serta mendiskusikan soal-soal TBS secara rutin, kamu bisa mendapatkannya di Punya Arti melalui Kelas Persiapan Tes Bakat Skolastik!
Dengan mengikuti kelas ini, kamu akan tahu cara analisis soal pemecahan masalah, penalaran verbal, dan penalaran kuantitatif, strategi manajemen waktu saat tes, serta tips dan trik menjawab soal dengan efisien. Selain itu, kamu akan mendapatkan pembahasan mendalam mengenai soal tipe-tipe tes bakat skolastik.
Lebih lanjut, kamu yang mengikuti kelas ini juga akan masuk ke dalam Study Group bersama instructor kelasnya, mendapat akses video dan materi pembelajaran selama 24/7, dan mengikuti berbagai tes kemampuan secara intensif, mulai dari sebelum, saat, hingga sesudah kelas.
Nah, semua manfaat tersebut dapat kamu rasakan secara online. Jadi, prosesnya dapat dijalankan secara lebih efisien. Bahkan, kamu bisa dapat harga early bird sebesar Rp331.450, lho.
So, tunggu apalagi? Yuk, wujudkan impianmu bersama Punya Arti dengan ikut Kelas Tes Bakat Skolastik!
Sumber:

